Depan Koramil Martapura Jadi Pasar Kaget

Selasa, 17 November 2009 04:22:16 - oleh : admin

Sriwijaya Post - Senin, 16 November 2009 17:10 WIB

MARTAPURA – Pedagang kaki lima (PKL) yang berdagang di depan Koramil Martapura Kabupaten OKU Timur menjadikan kawasan itu rawan macet. Kondisi makin parah karena penarik becak dan  tukang ojek juga kerap mangkal di lokasi itu untuk mencari penumpang.

Pantauan dilapangan, Senin (16/11) puluhan PKL di tempat ini didominasi pedagang sayur dan buah. Terutama disaat jam sibuk mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00. Kondisi ini diperparah dengan banyaknya becak dan ojek yang ngetem mencari penumpang. Seperti yang terlihat di pertigaan Jl Kihajar Dewantara samping Koramil.

“Pedagang tidak diperkenankan mengelar dagangan diatas trotoar, sebab selain menghambat pejalan kaki juga tidak sedap dipandang mata,” ungkap Kasat Pol PP, Mulyanto, SH, MM disela-sela penertiban ini digelar.

Dikatakannya, pedagang hannya diperbolehkan mengelar dagangan di dalam pasar Inpres. Selebihnya akan ditindak  jika ketahuan petugas ada yang menggelar dagangan di trotoar jalan.

“Jika tetap dibiarkan, bukan tidak mungkin citra  kota Martapura sebagai Kota Adipura akan terganggung,” imbuhnya.

Sementara itu Camat Martapura Ali Sutrisno, SH menambahkan, selain PKL dilarang mangkal diatas trotoar Pemerintah Kabupaten OKU Timur  juga melarang keras  para penarik beca dan  tukang ojek  ngetem mencari penumpang bukan pada tempatnya.

“Jika memang harus ngetem di simpang tiga Koramil, kita harapkan dengan tertip, sehingga keberadaannya tidak menganggu pengguna jalan yang lain,” imbuhnya.

Jasmi salah satu penarik becak yang mangkal ditempat ini ketika dimintai komentarnya mengharapkan agar lokasi mereka ngetem tidak dipindahkan. Alasannya penumpang di tempat itu cukup banyak, terutama kalangan ibu rumah tangga yang baru saja selesai berbelanja di pasar.

“Disini memang lebih ramai penumpangnya jika dibanding dengan ngetem ditempat lain, karena itu kalau bisa  tempat kami ngetem ini jangan dipindahkan lagi,” imbuhnya sembari berjanji akan berusaha untuk lebih teratur dalam mencari penumpang.

Herman

kirim ke teman | versi cetak

Berita "Berita OKU Timur" Lainnya