Depan Koramil Martapura Jadi Pasar Kaget
MARTAPURA – Pedagang
kaki lima (PKL) yang berdagang di depan Koramil Martapura Kabupaten OKU
Timur menjadikan kawasan itu rawan macet. Kondisi makin parah karena
penarik becak dan tukang ojek juga kerap mangkal di lokasi itu untuk
mencari penumpang.
Pantauan dilapangan, Senin (16/11) puluhan
PKL di tempat ini didominasi pedagang sayur dan buah. Terutama disaat
jam sibuk mulai pukul 06.00 hingga pukul 10.00. Kondisi ini diperparah
dengan banyaknya becak dan ojek yang ngetem mencari penumpang. Seperti
yang terlihat di pertigaan Jl Kihajar Dewantara samping Koramil.
“Pedagang
tidak diperkenankan mengelar dagangan diatas trotoar, sebab selain
menghambat pejalan kaki juga tidak sedap dipandang mata,” ungkap Kasat
Pol PP, Mulyanto, SH, MM disela-sela penertiban ini digelar.
Dikatakannya,
pedagang hannya diperbolehkan mengelar dagangan di dalam pasar Inpres.
Selebihnya akan ditindak jika ketahuan petugas ada yang menggelar
dagangan di trotoar jalan.
“Jika tetap dibiarkan, bukan tidak mungkin citra kota Martapura sebagai Kota Adipura akan terganggung,” imbuhnya.
Sementara
itu Camat Martapura Ali Sutrisno, SH menambahkan, selain PKL dilarang
mangkal diatas trotoar Pemerintah Kabupaten OKU Timur juga melarang
keras para penarik beca dan tukang ojek ngetem mencari penumpang
bukan pada tempatnya.
“Jika memang harus ngetem di simpang tiga
Koramil, kita harapkan dengan tertip, sehingga keberadaannya tidak
menganggu pengguna jalan yang lain,” imbuhnya.
Jasmi salah satu
penarik becak yang mangkal ditempat ini ketika dimintai komentarnya
mengharapkan agar lokasi mereka ngetem tidak dipindahkan. Alasannya
penumpang di tempat itu cukup banyak, terutama kalangan ibu rumah
tangga yang baru saja selesai berbelanja di pasar.
“Disini
memang lebih ramai penumpangnya jika dibanding dengan ngetem ditempat
lain, karena itu kalau bisa tempat kami ngetem ini jangan dipindahkan
lagi,” imbuhnya sembari berjanji akan berusaha untuk lebih teratur
dalam mencari penumpang.
